Apa Itu Jalan Yang Lurus - Doa Muslimah Dijawab Yesus

Saya berkata, "Tuhan, apa itu jalan yang benar (lurus)?" Saya tidur di malam hari dan saya bermimpi ada salib yang menyala di langit. Saya terbangun ketakutan.

Apa Itu Jalan Yang Lurus - Doa Muslimah Dijawab Yesus

Saya berasal dari keluarga yang religius. Ibuku sangat ketat. Ayahku memiliki kepribadian yang kuat dan pria yang bertanggung jawab. Dia memiliki hubungan dengan Allah SWT (Tuhan). Dia selalu pergi keluar, membawa kami bersamanya, dan berbicara dengan Allah SWT (Tuhan).

Saya memiliki campuran (sifat) keduanya (ortu). Saya harus ketat untuk memasuki Al Jannah (Sorga Islam), dan harus memiliki hubungan dengan Allah SWT agar dekat dengan-Nya.


Setelah saya lulus, saya memutuskan untuk pergi ke luar negeri untuk menyelesaikan studiku. Saya persis seperti saya di Arab Saudi: Saya berdoa, berpuasa, membaca Alquran dan melakukan doa malam. Saya religius dan terselubung.

Setelah setahun, saya tidak ingin berbeda dari gadis-gadis lain. Saya memutuskan untuk melepas cadar, setelah itu saya merasa bersalah karena Allah SWT mestinya marah. Saya takut kepada Allah SWT. Saya memiliki keraguan. Apakah Allah SWT mencintaiku?

Suatu hari, saya sedang berjalan di kampus Universitas. Percakapan dimulai antara saya dan salah satu anak laki-laki. Dia mengkritikku karena saya telah membuka cadarku, menggambarkan saya sebagai wanita buruk.

Saya pulang ke rumah dengan kesal dan mulai berbicara dengan Allah SWT sambil berkata, "Bagaimana bisa melepas kain ini membuatku menjadi wanita yang buruk?"

Selama doa (salaah), ketika saya sedang berbicara dengan Allah SWT, saya berdoa kepada Kristus (Al-Masih / al-Masiyah). Saya sering mendengar bahwa Kristus membuat mukjizat, jadi saya ingin melihat satu. Ketika saya berdoa, saya tidak berdoa kepada-Nya sebagai Tuhan, tetapi sebagai seorang Nabi yang membuat mukjizat.

Saya berkata, "Ya Al-Masih, di mana Engkau (Al-Masih) Kristus? Semua orang mengatakan bahwa Engkau membuat mukjizat. Tunjukkan salah satu mukjizatMu. Anak ini sebaiknya datang dan minta maaf kepadaku karena dia menyakitiku." Di dalam diriku (hati), saya tahu itu tidak mungkin bagi seorang pria saudi untuk mengatakan maaf kepada seorang wanita saudi.


Setelah sebulan, pria ini mengirimiku sebuah pesan di ponselku dan berkata, "Saya minta maaf atas setiap kata yang saya katakan. Saya harap kamu memaafkanku." Pada saat itu saya terkejut.

Saat itu, saya mulai berpikir tentang agama. Selama waktu ini, saya meragukan banyak ayat di Quran. Saya bertanya-tanya, "Bagaimana jika agama Kristen adalah agama yang benar?" Kemudian saya akan kembali berkata, "Tidak, ini tidak mungkin, tidak mungkin." Saya tetap mengikuti agama Islam dan terus berdoa.

Suatu hari, saya sedang berbicara dengan Allah SWT pada tengah malam, selama doa malam dan saya berkata, "Tuhan, apa itu jalan yang benar (lurus)?" Saya tidur di malam hari dan saya bermimpi ada salib yang menyala di langit. Saya terbangun ketakutan.

Dua minggu setelah mimpi itu, saya bermimpi lagi. Saya memimpikan seekor burung merpati turun dari langit, membawa rantai dengan salib. Burung merpati itu terbang menuju sebuah masjid besar dari mana datang seorang wanita berpakaian hijau yang indah dan dengan gembira menatap langit.

Setelah mimpi ini, saya memutuskan untuk meninggalkan Islam. Saya memutuskan untuk tidak mengikuti agama apa pun.

Dua tahun setelah mimpi itu, salah satu temanku berbagi denganku bahwa burung merpati dalam mimpiku ada di dalam Alkitab. "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya," Matius 3:16. Saya kagum dan duduk di sana menangis.


Hatiku dipenuhi dengan kedamaian yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya dalam seluruh hidupku. Saya merasa seperti rohku di Al Jannah dan tubuhku ada di bumi. Tidak ada yang bisa menggambarkan perasaan itu. Saya menyerahkan hidupku kepada Kristus dan berkata, "Saya percaya kepadaMu Tuhan. Engkau adalah Kristus, Juruselamat dan Engkaulah Allah."

Sumber:

Ketika saya percaya kepada Kristus, saya merasa aman. Saya merasa damai. Tuhan menyayangiku seratus persen. Tuhan hadir dan menunggu mereka yang mencari Dia untuk menunjukkan kepada mereka kebenaran. Carilah sendiri. Tuhan sedang menunggu.
---- Demikian kesaksian Muslimah Arab Saudi
  • Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. - (Matius 7:16-20).
  • dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." - (Yohanes 8:32).
  • Pada mulanya adalah Firman (Yesus); Firman itu bersama-sama dengan Allah [Bapa di Sorga] dan Firman Yesus itu adalah Allah. - (Yohanes 1:1).
  • Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” - (Yohanes 8:58).
  • Aku (Yesus) dan Bapa adalah satu.” - (Yohanes 10:30).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [yang berada di Sorga], kalau tidak melalui Aku. - (Yohanes 14:6).
Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

No comments

Powered by Blogger.